56 Views

“Pasalnya, mereka tak menerima dicopot dari jabatannya, sehingga melakukan perlawanan”, kata Rusli.

Rusli menambahkan, selain itu mereka juga membuat pengumuman di Kampus dan menyebutkan bahwa pelantikan Rektor dan Wakil Rektor baru itu illegal dan liar serta tidak memiliki dasar hukum.

“Kemudian mereka juga membuat selebaran-selebaran dengan berbagai provokasi untuk mendukung mereka”, katanya.

Padahal kata Rusli, semua yang mereka sebutkan adalah kebohongan.

“Mereka membohongi dosen dan mahasiswa, bahkan mengancam mahasiswa akan mencabut beasiswa KIP.  Apa urusan mereka, itu kan beasiswa dari negara untuk mahasiswa,” tegas Rusli Muhammad.

Rektor Unaya Aceh Dr Nurlis Effendi membenarkan bahwa, Yayasan Abulyatama Aceh telah melaporkan para mantan pejabat tersebut ke Polda Aceh. “Ya benar. Semoga tidak ada intervensi untuk melakukan penyelidikan,” kata Nurlis.

Nurlis mendapat kabar bahwa, ada anggota DPR-RI yang sibuk menelepon pejabat di Polda Aceh untuk menghadang laporannya.

“Jika benar-benar itu ada, pasti saya publikasi dan saya lawan. Semoga saja hukum tetap tegak lurus untuk kebenaran dan keadilan,” tegas Nurlis.