Judul Lengkap : Jalan Terjal Menghapus Riba Advokasi Jurnalis Dalam Konversi Bank Aceh
Nama Editor : Hasan Basri M.Nur
Nama Penerbit : Yayasan WANSA (Warisan Aceh Nusantara)
Jumlah Halaman : 190 halaman
Sebuah gerakan besar untuk menaati perintah agama dan memperbaiki apa yang salah dan mengubah segala kekeliruan, seperti sejarah bagaimana
perjuangan advokasi yang berasal dari kalangan para wartawan,akademisi,praktisi,dan mahasiswa tergabung dalam sebuah lembaga Kaukus Wartawan
Peduli Syariat Islam (KWPSI) yang telah berupaya dan bekerja keras dalam melakukan pensyariatan Bank Aceh lewat konversi total atau perubahan
menyeluruh dari sistem konvesional ke operasi sistem syariah 100 persen.Dari perubahan ini menciptakan sejarah baru perbankan di Indonesia yang
yang berubah status dan bentuk dari bank konvesional menjadi syariah.
Perubahan ini bukan di tujukan untuk mendapatkan keuntungan ataupun perjanjian harta yang berlimpah,tetapi perubahan yang berlandaskan iman yang kuat
dan juga hati yang teguh terhadap syariat yang di ajarkan oleh agama islam.Syariat islam adalah rahmat Allah swt yang di berikan kepada seluruh umat
manusia demi mencapai kebahagian dunia dan di akhirat,ajaran islam selalu tepat dan sesuai dengan kehidupan umat nya di berbagai aspek kehidupan
termasuk dalam pengelolaan perbankan.
Salah satu bentuk untuk mematuhi syariat dan ajaran islam yaitu penghapus praktik riba dalam pengelolaan perbankan terutama di Aceh, Nanggroe Aceh
Darussalam yang masyhur dengan agama islam yang begitu kuat dan nafas islam begitu menyatu dalam adat istiadat Aceh sehingga apapun sistem yang
terdapat di negri Aceh ini harus berlandaskan ajaran islam.Para advokasi tentu saja mendapat banyak sekali tantangan dan lika-liku dalam men-islamkan
Bank yang paling berpengaruh pada masyarakat Aceh.
Langkah awal perubahan ini di mulai dari sebuah pengajian tentang bahaya nya hidup bersama riba yang di adakan pada 18 September 2013 silam yang menjadi narasumber yaitu ketua mahkamah Syar’iyyah Aceh Dr Idris Mahmudy SH MH, jamaah yang hadir tersadar terhadap bahaya riba dan melihat kehidupan masyarakat aceh yang masih sangat bercampur dengan praktik riba, sejak saat itu muncul dari lubuk hati para aktivis KWPSI untuk membantu
memberantas praktik ribawi di Bank Aceh sehingga pemerintah dan masyarakat Aceh terbebas dari dosa.
Tahapan demi tahapan di susun dan di rancang oleh para advokasi di mulai dari kampanye menjauhi riba,kemudian mendekati Otoritas Jasa Keuangan Aceh
hingga sampai pada anggota DPRA,dan Gubernur Aceh, yang menjadi target utama adalah mempercepat pemandirian (spin off) Unit Usaha Syariah Bank Aceh
sehingga terpisah dari induknya. Akan tetapi Allah swt selalu mempermudah segala sesuatu langkah hamba untuk menuju ke jalannya yaitu dengan cara
membuka hati Gubernur Zaini Abdullah agar condong kepada opsi konversi Bank Aceh.
Jalan yang terjal dan penuh dengan tantangan dan kesabaran tidak sia-sia para advokasi berhasil mengubah Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah pada hari
25 Mei 2015 dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang di adakan di Gedung Serba Guna Daerah Aceh yang di pimpin langsung oleh gubernur Aceh Dr H Zaini Abdullah selaku pemengang saham pengendali dan turut di hadiri oleh pemengang saham lain nya.
Buku ini hadir sebagai bukti dan juga sebagai penjagaan terhadap masyarakat Aceh sekarang terhadap perubahan yang sangat luar biasa,penghapusan praktik
yang sangat di larang dalam agama islam yaitu Riba ini menjadi suatu pengetahuan yang sangat bermanfaat yang bisa di ketahuai oleh khalayak luas khusus nya oleh masyarakat Aceh dan terus menjaga serta memperhatikan dari hal yang buruk dan juga bertentangan dalam agama islam.
Setelah pensyariatan Bank Aceh berhasil di lakukan,Bank Aceh tumbuh dengan sangat baik dan perkembang hingga bisa mengepakkan sayapnya sampai ke
Sumatera Utara dan juga meraih banyak penghargaan yang bisa di baca pada buku ini untuk mengetahui dan mempelajari lebih mendalam ,tak hanya itu saja perubahan Bank Syariah di jadikan contoh dan di ikuti oleh beberapa perbankan di provinsi lain untuk mengkonversi bank daerahnya ke sistem syariah seperti Bank Nusa Tenggara Barat (NTB) dan beberapa bank lainnya yng ada di Indonesia.
Ada beberapa keunggulan Bank Syariah salah satunya membawa kepada kemaslahatan bagi umat,dan kemudian bank syariah lebih dekat dengan sektor
riildan sistem bagi hasil yang menjadi ruh perbankan syariah.
Ini menjadi bukti bahwa agama islam selalu tepat dalam segala aspek kehidupan umat-umatnya yang telah di atur dan di jaga di setiap langkah kehidupan,
mengikuti setiap perkembangan zaman dan peradaban manusia, sebagai agama yang sempurna dan juga agama yang indah bagi setiap manusia yang memeluk nya dengan keimanan yang kuat.
Buku ini menggunakan bahasa yang sangat lugas dan ringan dengan demikian mempermudah para masyarakat dari tingkatan umur yang berbeda-beda
untuk mudah memahami dan mempelajari dari kandungan isi buku tersebut, penggunaan kertas yang sudah sangat menarik perhatian para kalangan pemuda
agar selalu tertarik da tidak bosan membaca buku tersebut.Dan buku ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa di bidang Ekonomi dan perbankan

Tinggalkan Balasan