47 Views

Masyarakat Aceh, yang dikenal dengan kuatnya tradisi Islam, masih melestarikan kebiasaan berziarah ke makam leluhur dan ulama.

Salah satu amalan yang sering dilakukan saat berziarah adalah membaca surah Al-Qadr, khususnya ayat “Inna anzalnahu fi lailatil qadr”. Ayat ini diyakini memiliki keutamaan dalam meringankan siksa kubur bagi yang telah meninggal dunia.

Ziarah kubur bagi masyarakat Aceh bukan sekadar menabur bunga di makam, tetapi juga diiringi dengan doa dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk penghormatan serta permohonan kebaikan bagi almarhum. Ada kepercayaan bahwa membaca surah Al-Qadr sebanyak tujuh kali dapat menjadi sebab Allah SWT meringankan atau bahkan menghapus siksa kubur bagi mayit.

Keyakinan ini didasarkan pada tafsir ulama tentang keistimewaan malam Lailatul Qadr, di mana turunnya Al-Qur’an menjadi tanda rahmat dan ampunan besar bagi umat manusia. Oleh karena itu, membaca ayat ini di makam dianggap sebagai doa untuk kebaikan dan perlindungan bagi ahli kubur.