19 Views

Banda Aceh (Ar-Raniry) – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg menyatakan dukungan terhadap Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pelaksanaan shalat fardhu berjamaah bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat serta pelaksanaan mengaji di satuan pendidikan di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Mujiburrahman di sela-sela menghadiri rapat terbatas yang digelar oleh Gubernur Aceh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para bupati serta wali kota se-Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (17/3/2025).

“Kami berkomitmen mendukung penuh kebijakan ini. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” kata Mujiburrahman.

UIN Ar-Raniry, kata Mujiburrahman, telah menerapkan kebijakan serupa. Rektor menginstruksikan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk menghentikan aktivitas saat azan berkumandang dan melaksanakan salat berjamaah di masjid atau mushalla terdekat.

“Perkuliahan yang bertepatan dengan waktu shalat akan dihentikan sementara. Mahasiswa diarahkan ke masjid atau mushalla. Ini bagian dari ikhtiar kami dalam membentuk lingkungan akademik yang religius dan disiplin,” ujarnya.

Aturan itu tertuang dalam Instruksi Nomor: B-6612/Un.08/R/PP.00.9/08/2023 tertanggal 21 Agustus 2023. Kebijakan tersebut juga mengatur kantin kampus untuk menutup layanan selama waktu shalat. UIN Ar-Raniry juga menugaskan Hisbah Ar-Raniry guna mengawasi pelaksanaannya.