21 Views

Dalam pertemuan tersebut, Mujiburrahman menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah. Ia menyatakan UIN Ar-Raniry siap mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan nasional.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan penelitian yang tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga solutif terhadap tantangan bangsa,” ujar Mujiburrahman.

Ia menyebut tahun ini tim dosen UIN Ar-Raniry mendapatkan dana hibah Rp 5 miliar dari Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama. Dana itu digunakan untuk penelitian baterai kendaraan listrik berbasis teknologi hijau.

“Ini momentum bagi UIN Ar-Raniry untuk menjadi pusat penelitian mobil listrik nasional,” kata Mujib.

Diskusi berlangsung selama beberapa jam dengan berbagai masukan dari para pimpinan perguruan tinggi. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus bersinergi dengan akademisi guna memastikan kebijakan yang diambil mampu menjawab tantangan global dan lokal secara efektif. [ ]