Menurutnya, USK memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pusat Unggulan ARC yang kiprahnya dalam inovasi nilam telah teruji. Karena itu, menjadikan Banda Aceh sebagai Kota Parfume terbilang optimistis.
“Nilam Aceh harus diangkat ke permukaan. Baik tingkat lokal, nasional maupun internasional. Program ini akan berdampak luas bagi pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Banda Aceh,” terangnya.
Illiza ingin meneruskan kolaborasi masa lalu, di periode lampau saat ia untuk pertama kalinya menjadi walikota Banda Aceh. Masa itu, pemerintahan yang ia nahkodai berkolaborasi harmoni dengan USK.
Salah satu jejaknya, ada pada kerjasama Program One Village One Produk atau dikenal dengan OVOP. Dampaknya, UMKM di Kota Banda Aceh terpetakan dengan baik dan mudah dikembangkan.

Tinggalkan Balasan