Ia menekankan, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah, ulama, tokoh adat, dan generasi muda.
“Aceh hanya bisa maju jika kita semua saling mendukung dan bekerja sama. Mari manfaatkan bulan Ramadan ini untuk mempererat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperbaiki diri,” kata Mualem.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting partai lokal tersebut, termasuk Ketua Tuha Peuet DPP-PA, Tengku Malik Mahmud Al Haythar yang juga Wali Nanggroe Aceh, serta ulama dan tokoh masyarakat lainnya.
Tengku Malik Mahmud Al Haythar dalam sambutannya juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, serta terus menjaga semangat perjuangan dan persatuan di Aceh.

Tinggalkan Balasan