“Apa yang kita lakukan ini bukan sekadar memberikan pakaian baru, tetapi memberikan kebahagiaan yang mungkin jarang mereka rasakan. Program ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap anak yatim,” ujar Afdhal.
Ia juga menambahkan bahwa setiap 15 Ramadan diperingati sebagai Hari Yatim, dan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi lebih besar setiap tahunnya,” ungkapnya.
Salah satu yang ikut berbelanja bersama Wakil Wali Kota adalah Suryadi, seorang anak yatim berusia 12 tahun dari Gampong Seutui. Dengan wajah penuh ceria, Suryadi mengungkapkan kebahagiaannya saat memilih baju impian yang ia inginkan. “Senang sekali, saya mendapatkan baju ini,” ucapnya sambil tersenyum lebar. Momen seperti ini menjadi kenangan tak terlupakan bagi dirinya.
Dengan penuh semangat, Suryadi menunjukkan kantong belanja yang ia bawa. Di dalamnya terdapat baju baru, celana, dan sandal yang ia pilih dengan penuh antusias. “Nyo Ka Jadeh Uro Raya,” katanya, yang disambut tawa riang dari Wakil Wali Kota dan sang istri, Dessy Maulidha.
Belanja bersama anak yatim ini bukan sekadar acara belanja biasa, tapi wujud nyata kepedulian Pemko Banda Aceh terhadap anak-anak yatim, yang tidak hanya diberi pakaian baru tetapi juga diajarkan nilai-nilai kebahagiaan, kasih sayang, dan kebersamaan. Dengan hati yang penuh sukacita, anak-anak yatim ini kini siap menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan, membawa harapan dan semangat baru untuk merayakan hari kemenangan.[]

Tinggalkan Balasan