Konsiderai.com, Banda Aceh – Sejumlah warga yang mengendarai mobil dan sepeda motor berhenti di bahu Jembatan Lamnyong, Banda Aceh, untuk mendapatkan kembali akses internet dan telekomunikasi, yang sempat hilang beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pengamatan jurnalis Konsiderai.com, pada Kamis (27/11/2025), tampak sejumlah orang dengan pakaian bebas, memanfaatkan area kiri jalan jembatan sebagai titik untuk mendapatkan akses sinyal internet.
Beberapa di antaranya merupakan mahasiswa UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala.
Julia, mahasiswa salah satu kampus di Banda Aceh, menuturkan ponselnya kembali mendapatkan notifikasi saat melintas di kawasan tersebut, setelah sebelumnya tidak memiliki jaringan sama sekali.
“Ketika melewati Jembatan Lamnyong, notif pesan WhatApps saya kembali masuk. Jaringan internet saya kembali normal,” kata Julia.

Sebagaimana diketahui, Banda Aceh dan sejumlah wilayah lain sebelumnya diguyur hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa itu menyebabkan lima tiang listrik milik Perusahan Listrik Negara (PLN) tumbang, sehingga memicu gangguan listrik dan internet sejak Rabu (26/11/2025).
Pelajar, mahasiswa, dan berbagai unsur masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut. Sebagian dari mereka bahkan tidak dapat menghubungi keluarga yang terdampak banjir bandang di sejumlah daerah lain, seperti Bireuen, Aceh Barat, Aceh Tenggara, dan Langsa. [Naiva]


Tinggalkan Balasan